Showing posts with label Pet. Show all posts
Showing posts with label Pet. Show all posts

Tuesday, February 13, 2024

Akhirnya Cuwit Punya Teman Hidup

February 13, 2024 0 Comments
Love bird peliharaan saya kini gak sendiri lagi. Setelah kemarin sepulang kerja hunting 'glodokan', rumah²an buat love bird, saya sekalian cari love bird jantan juga.

Ketika proses perkenalan awal, si Cuwat sudah masuk kandang baru dan Cuwit masih di kandang lama, dipisah dulu takut kelahi.

Glodokan atau rumah love bird ini saya beli Rp 16.000,- berbahan kayu sono Keling. Saya beli di toko pakan burung dan peliharaan Griya Pakan, Pandaan.


Setelah dapat rumahnya, saya keliling lagi cari pasangan Cuwit. Di Griya Pakan ini sebenarnya jual juga love bird dewasa siap jual, harganya kisaran Rp 75.000,- sampai Rp 85.000,-. Tapi warnanya nampak kusam² dan kurang segar, kemudian 'penakut'.

Lanjut lagi cari di tempat jualan burung² peliharaan, di sana ternyata jual juga, tapi masih 'dibawah umur', usia 2-3 bulan. Sedangkan saya mencari yang sudah cukup umur dan berkelamin jantan. Di sana banyaknya adalah betina. Kisaran Rp 100.000,- sampai Rp 125.000,-untuk yang sudah produktif.

Lanjut lagi bergeser di lokasi yang sama, di sini saya menemukan yang saya cari, pejantan siap kawin dan harganya murah, Rp 50.000,- per ekor. Usia 2+ tahun. Saya pilih yang berwarna biru, dia lebih 'ganteng' daripada yang lain.

Sedih sih ketika mutusin ambil dan beli, karena kan misahin dia dari teman² senasib sepenanggungannya. Tapi untuk menenangkan hati saya dari rasa bersalah, saya berpikir saya membawanya untuk hidup lebih baik bersama saya, saya kenalkan dengan pasangan hidup.


Dari toko burung, si love bird jantan ini dimasukan ke bungkus kertas layaknya kalau kita beli burung gitu lah. Ada lubang² udara di kemasan bungkusan kertasnya.

Setelah sampai rumah, saya tempatkan rumah kayu, tempat makan dan minum, sampai si kandang siap untuk ditinggali, barulah saya lepas lebih dulu love bird yang baru saya beli ini.

Love bird yang baru ini saya beri nama Cuwat, seekor love bird jantan, berwarna putih di kepala dan biru pada bagian punggung sayap, dengan mata berkelopak.

Untuk perkenalan, Cuwat dan Cuwit didekatkan satu sama lain dengan kandang berbeda. Saat pisah kandang mereka sudah mencoba mendekat satu sama lain.


Si Cuwit sendiri pertama kali melihat sesamanya dengan usia dewasa, dan si Cuwat sendiri juga lihat betina sesamanya dengan perilaku yang gesit, warna yang menarik dan cerewet.

Pada akhirnya mereka saya persatukan di kandang yang baru.

Catatan ini saya buat di awal penyatuan mereka, karena perkembangan selanjutnya akan dibahas dipostingan terpisah saja.


Si Cuwit sendiri nampak agresif mendekati dan berkenalan dengan Cuwat, begitu pun sebaliknya. Nampak beberapa kali mereka saling 'berciuman', entah mungkin itu salah¹ bentuk mereka berkomunikasi satu sama lain.

Si Cuwit juga eksplor tubuh pasangannya, mulai cium², gigit² halus pasangannya, lehernya, punggungnya, sayapnya bahkan sampai kelopak matanya, nampak sesekali berpagut.

Nah yang parah itu si Cuwit ini kan selalu rese dengan sesuatu yang menurut dia mengganggu, maka dia akan selalu 'mengerat'. Kebetulan di kaki Cuwat itu ada gelang kaki, nah itu jadi sasaran gigitan si Cuwit, sampai Cuwat berkicau karena perlakuan kasar Cuwit yang gigitin gelang kakinya. Beberapa kali saya menegur kelakuan si Cuwit ini, harapannya dia memahami, walaupun kemungkinannya kecil kalau dia memahami.

Cuwat pun juga kerap mengendus dan menggigit manja Cuwit,di leher dan badannya, tapi belum nampak agresifitas si Cuwat untuk mengawini.

Mungkin proses perkenalan dulu ini. Kita lihat saja kedepannya bagaimana.


Oh ya, ad gak menarik lagi. Si Cuwat mungkin punya kebiasaan baik di breder dimana dia dilahirkan. Jadi ternyata setiap malam, jam nya istirahat, si Cuwat ini pasti akan tidur.

Nah pas malam sekitar jam 8an, saya cek ke kandang, saya lihat lho koq cuma si Cuwit, si Cuwat kemana, masa iya kabur. Terus saya cari dan cek di rumah kayu, eh ternyata lagi ngeringkuk di sana, dia tidur rupanya. Beda sekali dengan Cuwit yang masih aktif, ke sana-kemari aja pokoknya sambil berkicau.

Entahlah, apakah mereka akan bisa disatukan pada akhirnya dalam rumah kayu itu?

Kandang yang lama Cuwit saat ini Hiatus dulu, akan saya bersihkan dan cuci bersih, saya coba perbaiki yang rusak. Kedepan mungkin akan saya isikan peliharaan lain.

Ya sepertinya itu saja yang bisa saya bagikan dan ceritakan. Selebihnya soal perkembangannya akan saya bagikan terpisah. -THN

#onedayonepost
#pet
#umum
#hobi
#lovebird
#cuwit&Cuwat

Friday, February 9, 2024

Memberikan Rumah Baru untuk Sahabat Kecilku

February 09, 2024 0 Comments
Sejak saya tinggal di rumah baru, teman yang setia menemani hari² saya di sini adalah seekor love bird yang saya beri nama "Cuwit". Dia ini love bird betina, berusia 2+ tahun.

Saat ini dia tinggal disangkar besi kecil. Di sana si ya entah dia bahagia atau tidak ya, tapi sejauh ini dia nampak baik² saja, segar dan sehat. Entah kalau kejiwaannya, karena sudah lama dia hidup sendiri saja.

Ilustrasi, gambar diambil dari Google

Belakangan ini saya amati, dia memasuki masa puber, masa² birahi dimana masa dia sudah cukup umur untuk kawin. Soalnya saya beberapa kali melihat dia birahi, seperti layaknya manusia masturbasi gitu, menggesek-gesekan bagian kelaminnya ke tempat makannya.

Posenya seperti siap ditunggangi. Melihat Cuwit seperti itu koq ya kasian ya.


Walaupun majikannya ya masih sendiri juga, ya sama juga butuh juga begitu, tapi masa iya sahabatnya juga ngalami gitu sih.

Akhirnya terpikir saya untuk mencarikan Cuwit jodoh, love bird jantan, siapa tahu bisa buat teman dia sehari-hari di kandang. Tak pikir, kalau kandang kecil saat ini diisi dua love bird ya koq kasian juga. Jadi saya cari kandang dengan ukuran lebih besar, supaya dia bisa leluasa bertengger, terbang lebih bebas ngepakan sayapnya.

Saya beli sebuah kandang besi lipat, ya sederhana sih, menggunakan besi kawat diameter kecil, dokumentasinya ketika sebelum dirakit seperti di bawah ini.



Ukurannya itu tingginya 90 cm, panjangnya 75 cm dan lebarnya 45 cm. Dalam paket pembelian disediakan tempat makan dan minumnya 4 pcs berwarna hijau dan 2 batang kayu untuk bertengger. Bagian bawah pun disediakan tatakan plastik warna hitam. Kalau saya timbang, berat keseluruhannya adalah 5,4 kg.

Saya beli dengan harga Rp 317.000,- include dengan ongkos kirimnya.

Merakitnya cukup mudah koq. Hanya saja, perlu tambahan agar si kandang ini lebih kuat. Yaitu berupa ikatan bisa menggunakan kawat atau kabel ties. Kawat atau kabel ties kalian beli sendiri ya.


Rencana saya akan belikan aksesoris yang lain untuk pelengkap kandang ini. Seperti rumah² kayu, untuk tempat si Cuwit jika bertelur.


Jika semuanya sudah lengkap baru nanti saya akan Carikan si Cuwit pasangan, dan nanti akan saya 'nikahkan', baru deh menempati rumah baru.

Walaupun majikannya masih sendiri, setidaknya bisa untuk membiayai 'sahabat kecilnya' untuk 'menikah' dan punya rumah baru.

Sayangnya majikannya gak ada yang ngopeni ngasi jodoh dan bantu menikahkan dan sekalian ngasi rumah baru juga #ngarep.

Sementara sih segitu dulu deh update awal soal rumah baru si Cuwit ini. Update selanjutnya akan saya share pada postingan berikutnya.

Postingan ini akan saya masukan ke post hobi, ini juga salah¹ bentuk aktivitas healing, memahami makluk hidup lain, yaitu burung. Walaupun memang terkesan jahat mengurung mereka di kandang seperti ini. Maka dari itu, untuk membayar itu buatlah mereka bahagia hidup bersama kita.

Sampai jumpa lagi dipost berikutnya ... #selamatmenempatirumahbaru -THN

#onedayonepost
#hobi
#umum
#lovebird
#kandangbaru