Trip Trans Jawa Timur Koridor K1 : Batu - Kayutangan
$cocoper6
February 15, 2026
0 Comments
Menikmati aktivitas awal pekan diweek pertengahan Februari 2026 ini saya dan Dewi sedang berada di Kota Batu. Kami ingin mencoba moda transportasi umum yang diprakarsai Pemprov, Trans Jatim yang dioperasikan menghubungkan Kota Batu dan Kota Malang.
Transportasi umum ini nampaknya disambut positif masyarakat Kota Batu dan Kota Malang. Program yang baik ini mendukung pariwisata di dua tempat berbeda ini. Serta juga mendukung pergerakan ekonomi warga dari satu tempat ke tempat lain. Secara tidak langsung juga mengajak warga untuk menggunakan moda transportasi umum, guna mengurangi kepadatan di ruas penghubung dua tempat ini dari kendaraan warga lokal.
Siang ini saya pergi berempat, start dari halte daerah RS Baptis, Batu tujuan ke kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang.
Arah pulangnya kami naik dari halte seberang MOG dan turun di halte sebelum RS Baptis, seberang Indomaret kalau gak salah, daerah Tlekung, Batu.
Bus Trans Jawa Timur yang yang naiki ini adalah bus koridor K1. Bus koridor ini dinamai Gajayana. Mulai beroparsi November 2025 yang lalu. Rute awalnya adalah Terminal Hamid Rusdi (Malang) dan Terminal Batu. Jam operasional mulai pukul 04:00 sampai dengan pukul 22:00.
Jarak dari Malang - Batu sekitar 42 km dan arah Batu - Malang sekitar 39,35 km. Untuk tarifnya itu Rp 5.000,- untuk orang dewasa dan umum, ada tarif subsidi untuk mahasiswa. Anak dengan tinggi tertentu juga dikenai tarif normal.
Sewaktu berangkat itu bus relatif ramai, banyak penumpang berdiri di bagian tengah bus, ya walau tidak berdesak-desakan, tapi pagi itu cukup ramai sekali sih.
Sensasi naik bus ini ketika berdiri adalah sensasi goyangannya, karena ketika ada di wilayah Batu, Sengkaling, Tlekung itu jalurnya belak-belok, jadi ada sensasi bergoyang kanan-kiri, seru sih ini.
Saya jadi ingat momen ketika saya hidup di Jakarta, naik kendaraan umum seperti ini jadi makanan sehari-hari. Saya menikmati naik transportasi ini, walaupun harus berdiri sejak awal sampai akhir perhentian.
Sampai di Kayutangan, halte tidak jauh dari Gereja Katolik yang di simpangan Kayutangan, saya pernah ke sana, tapi lupa nama parokinya.
Sampai sana jajan cilok dulu di halte. Lalu kami berjalan ke arah perempatan yang ada Lafayette, kemudian lanjut terus ke swalayan Lai-lai untuk belanja kue basah dan bumbu masak tertentu.
Baca juga: Kuliner Kuping Babi
Dari situ berjalan lagi ke arah MOG, kita muter waktu itu, sempet berhenti di sebuah masjid yayasan Khadijah kalau gak salah. Kebetulan ada tukang jualan bakso malang pikulan, kami beli dan makan di pinggir jalan, sembari menunggu ada yang sembahyang.
Total perjalanan jalan kaki ini habiskan jarak 2 km sepertinya ya, dari turun halte sampai naik halte lagi, dengan rute memutar.
Suasana Kayutangan Heritage ya ramai sih, banyak orang berwisata di sana, entah memang mereka orang Malang atau luar Malang tidak bisa dipastikan. Seru jika pas ke sini lagi ada momen² acara tertentu jadi ada yang dilihat.
Ini pov di dalam bus, enak lho naik bus begini terus tidur, bus nya nyaman, AC nya dingin pula
Ini saya foto dari kursi belakang, yang agak ke bawah, baru awal masuk bus, kursi yang depan masih keisi, jadi duduk di sini dulu
Pas naik bus K1 arah kembali ke Batu kebetulan kita naik bus yang sama sewaktu berangkat tadi, kami mengenali dari mas petugasnya. Kita pulang itu sepi, ya setidaknya kita berempat bisa dapat tempat duduk, nyaman duduk sampai perhentian terakhir di halte sebelum RS Baptis.
Dari situ kami lanjut jalan kaki ke arah rumah, gak jauh, ya lumayan untuk berolahraga memperbanyak langkah dan kilometer jarak.
Itulah kira² jurnal aktivitas jalan² di awal pekan ini, ya pekan kejepit karena Senin besok kejepit libur imlek, buat yang punya libur ya enak bisa menikmatinya, tapi buat pekerja 'kasar' ya tetap masuk kerja, kalau gak dapat uang dari mana buat berlibur apalagi sedang mempersiapkan suatu acara begini. #semangat
Sampai jumpa dicatatan jalan² lainnya lagi. Segitu saja yang ingin saya rekam di sini. -cpt
#onedayonepost
#firstimpression
#jalanjalan
#jurnal
#transjatim
#gajayana
.png)











.jpg)




































