Sunday, February 8, 2026

Camp Ground Tersembunyi, Back on Kedai Lali Jiwo

Akhir pekan ini saya dan pasangan saya beruntung bisa berakhir pekan bersama, sepulang gereja mengawali pekan, kami pergi ke tempat dengan nuansa alam. 

Tujuannya itu ke Kedai Lali Jiwo, lokasinya ternyata itu di belakang Hotel Surya, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Ternyata jalan ke arah tempat ini pernah saya kunjungi beberapa tahun silam, ketika saya mencari sebuah camping ground dekat dengan wisata air terjun Kakek Bodo. Waktu itu saya menemukan arah ke sebuah kafe, dan saya berpikir wah salah jalan sepertinya. 

Ternyata, camping ground yang saya maksudkan itu ada di belakang dari Kedai Lali Jiwo ini. Saya baru tahu setelah hari ini saya coba visit ke camp ground yang dimaksud itu. 

Sebelumnya memang ya saya mampir dulu ke kedai ini, mengisi perut untuk makan siang. Saya tidak akan bahas detail apa saja di kedai ini, entah makanannya dan reviewnya, karena memang gak fokus ke sana. Ini sekedar pengantar saja sih untuk bahas camp ground yang saya maksud. 

Sedikit view yang bisa saya bagikan ketika saya ke Kedai Lali Jiwo ini:

Kalau liat watermark foto ini, lokasinya berada ketinggian 927,5 mdpl

Ini view dari arah parkiran, yang tangga ke arah kedai, yang kiri itu jalanan gragal ke arah camp ground, agak ngetracking dikit ya, batu makadam

Ditengah kedai ada gazebo buat live music

Tempat duduk kedai ini, beratapkan langit, ada juga yang beratap model lesehan gazebo hanya gak banyak slotnya

Ini view dari atas, arah kedai ke arah parkiran mobil

Jadi lokasi camp ground yang mau saya bahas ini memang tersembunyi. Berada di ketinggian sekitar 900 mdpl, lebih tinggi daripada camp ground langganan saya di Sempu Sunset Hills yang ada diangka 800 mdpl. 

Suasana di camp ground ini seperti ada di dalam hutan, ya hutan penduduk sih, bukan hutan kaya pos di pendakian. Hmm, mungkin mirip seperti camp ground yang pernah saya datangi. Mungkin saya samakan area camp ini dengan Camp Ground Ledok Ombo. 


Untuk pepohonannya cukup lebat sih, udaranya juga lumayan sejuk. Untuk sinyal dijamin tidak tersedia untuk Indosat. 

Untuk listrik juga sepertinya tidak tersedia, untuk air bersih sepertinya aman, untuk kamar mandi tadi saya tak melihat ada, walaupun di bawah toilet kedai ada. 

Pas saya ke sana, saya lihat ada beberapa yang ngecamp di sana, tidak ramai hanya yang tahu² saja ke sini yang ngecamp di sini. 

Oh ya saya mau bahas juga, untuk mengakses ke tempat ini baik Kedai Lali Jiwo dan camp ground ini medannya cukup terjal sih. Jika dibandingkan ke Sempu Sunset Hills camp ground, jalannya lebih terjal ke sini, kalau kondisi hujan atau jalan basah pasti ada resiko buat slip ban, apalagi kalau kondisi hujan deras naik ke atas, wah harus full hati² deh. 

Karena jalurnya tertutup rindangnya pepohonan memungkinkan tumbuhnya lumut kalau lembab kan dan itu bikin handicap tersendiri, jalanan jadi licin kan. 

Ini sih opini saya melihat jalurnya tadi pertama kali ke sini. Karena dulu sewaktu saya mencari area camp ini, ketika sampai di dekat parkiran motor Hotel Surya, saya putar balik, ternyata arah yang saya tuju itu harusnya masuk gerbang dan naik lagi. Dari situ masih ada beberapa ratus meter menuju area parkiran Kedai Lali Jiwo dan parkiran camp ground. 

Untuk dokumentasi area camp groundnya bisa saya bagikan di bawah ini:

Ada beberapa area camp atau blok, ini yang paling dekat dengan kedai, jadi dibawah area ini itu bisa ngintip sedikit ke arah kedai

Itu dia view beberapa yang lagi camp, di sisi kiri jalur naik ke arah air terjun itu ada warung yang jaga area camp ground ini

Dari lokasi ini ke atas lagi bisa nanti ke arah air terjun, itu sekitar 2 kilometer lagi, dengan jalur setapak gitu. 

Sedikit videonya saya sajikan sedikit di bawah ini:


Oh ya untuk biaya tiket camp di sini saya tidak sempet tanya tadi. Mungkin pekan depan atau ada waktu kosong saya akan ke sini mencoba tracking ke area air terjun. Mungkin bisa saya tanyakan saat itu. 

Menurut saya sih area camp ini lebih cocok buat acara camping sekolahan (SMP - SMA), kalau anak kuliahan misalnya makrab masih okelah, tapi mungkin masih ada pilihan lain. 

Karena memang di sini tidak ada view yang bisa diamati. Kalau usia² seperti saya sepertinya memilih area camp ground itu selain ngecamp juga harus ada yang diamati. Fasilitas listrik dan internet minimal ada lah, tidak black out banget lah. 


Mungkin sementara itu yang bisa saya sharing kali ini. Kalau nanti saya main ke sana lagi akan saya bagikan ceritanya. 

Ini opini saya first time ke sini, bisa saja berubah kalau sudah mengenal, maklum kan baru pertama kali dan pas ke sini juga kostumnya formal jadi gak bisa eksplor. 

Sampai ketemu lagi dipostingan serupa dilain kesempatan, segini saja cerita diawal pekan bulan Februari 2026 ini. Cuaca saat ini masih berangin dan hujan masih turun, bahkan ketika saya mau meninggalkan lokasi hujan gerimis datang. Jadi kalau mau aktivitas outdoor pastikan periperalnya mendukung supaya tetap nyaman di dalam tenda. Happy healing. -cpr

#onedayonepost
#healing
#kedailalijiwo
#campgroud
#camping
#jalanjalan

No comments:

Post a Comment